Program Berbagi Berkah PLN UIP Nusra Di Bulan Ramadhan Menyasar Ribuan Penerima Manfaat Nasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 09:54:17 WIB

JAKARTA - Memasuki bulan Ramadan 1447 H, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menginisiasi gerakan sosial besar-besaran dengan mendistribusikan puluhan ribu bingkisan berkah kepada masyarakat prasejahtera di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara insan PLN dengan warga sekitar. Dengan semangat berbagi, program ini diharapkan mampu menjadi oase bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Target Besar Penyaluran Bingkisan Cahaya Berkah

YBM PLN menetapkan target ambisius dengan menyasar 45.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia sepanjang bulan suci ini. Peluncuran perdana program ini dilakukan secara masif di 13 wilayah berbeda pada akhir Februari, di mana lebih dari 23.000 paket telah berhasil diserahkan kepada masyarakat. Langkah cepat ini diambil agar manfaat bantuan dapat dirasakan sejak awal Ramadan, memberikan ketenangan bagi para penerima dalam mempersiapkan kebutuhan sahur dan buka puasa bagi keluarga mereka di rumah.

Visi Besar Kepemimpinan PLN Untuk Manfaat Nyata

Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN mengungkapkan bahwa program ‘Cahaya Berkah Ramadan 1447 H’ adalah wujud rasa syukur atas kelancaran operasional perusahaan dalam melayani negeri. Ia menekankan bahwa keberadaan PLN harus dirasakan dampaknya secara langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan. Dengan menyalurkan bantuan secara langsung, manajemen PLN ingin memastikan bahwa setiap tetes keringat pegawai yang diwujudkan dalam bentuk zakat dapat berubah menjadi senyum kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Jangkauan Luas Distribusi Di Pusat Kota Dan Penyangga

Area Jabodetabek menjadi salah satu fokus utama distribusi dengan jangkauan yang sangat luas, mulai dari Jakarta Selatan hingga wilayah pelosok di Kabupaten Bogor. Beberapa titik penyaluran utama meliputi Masjid Al-Munawaroh, Taman Baca Amalia di Tangerang Selatan, hingga Masjid Jami As-Sofia di Kota Bogor. Strategi distribusi yang merata ini bertujuan untuk meminimalisir kesenjangan bantuan dan memastikan bahwa masyarakat di wilayah penyangga ibu kota juga mendapatkan perhatian yang sama besarnya dengan masyarakat di pusat kota.

Transformasi Zakat Menjadi Harapan Dan Kemandirian

Sulistyo Biantoro, Ketua Umum YBM PLN, menyatakan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial. Dana yang dihimpun dari potongan penghasilan rutin pegawai muslim PLN dikelola dengan sistem yang akuntabel guna memastikan setiap rupiah memberikan dampak maksimal. YBM PLN tidak hanya sekadar memberi bantuan sekali habis, namun juga menyelipkan pesan motivasi agar para penerima manfaat memiliki harapan untuk bangkit dan mencapai kemandirian ekonomi di masa yang akan datang melalui program-program pendampingan lainnya.

Kolaborasi Strategis Dengan Dunia Akademik Dan Kampus

Keunikan program kali ini terletak pada keterlibatan aktif institusi pendidikan tinggi dalam proses penyaluran bantuan. Iwa Garniwa, Rektor ITPLN, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana refleksi bagi sivitas akademika bahwa keberkahan hidup terletak pada seberapa banyak manfaat yang disebarkan kepada sesama. Kerja sama antara korporasi dan kampus dalam aksi sosial ini diharapkan dapat melahirkan budaya berbagi yang lebih kuat di kalangan akademisi, sehingga universitas tidak hanya menjadi menara gading ilmu pengetahuan tetapi juga menjadi pusat penggerak kesejahteraan sosial.

Terkini