IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke 6.091, Saham BUMI, MBMA hingga AMRT Lesu

IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke 6.091, Saham BUMI, MBMA hingga AMRT Lesu
IHSG Berakhir di Zona Merah, Saham BUMI dan MBMA Kompak Melemah [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2026). Sejumlah saham unggulan seperti BUMI, MBMA, hingga AMRT bergerak lesu hingga sesi penutupan perdagangan.

Mengacu pada perolehan data dari BEI per pukul 16.02 WIB, IHSG tercatat ditutup melemah sebesar 0,64% hingga parkir di posisi 6.091,39. Sepanjang jalannya hari tersebut, pergerakan indeks bergerak fluktuatif pada rentang level 6.029,32 sampai dengan 6.174,41.

Dari total keseluruhan ratusan konstituen saham yang ada, tercatat sebanyak 186 saham berhasil menguat, sebanyak 494 saham mengalami pelemahan, serta ada 285 saham yang bernasib stagnan.

Dari jajaran deretan kelompok saham LQ45, tekanan koreksi pelemahan harga saham dialami oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang merosot 3,64% ke level Rp159, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turun 2,82% ke level Rp482, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang tergerus 2,61% ke posisi Rp1.305.

Selain dari emiten-emiten tersebut, pelemahan harga saham turut pula dialami oleh PT Indosat Tbk. (ISAT) yang turun 2,56% ke Rp1.900, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) melemah 2,51% ke Rp194, dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) terkoreksi 2,37% ke level Rp1.235.

Di sisi sebaliknya, tren penguatan harga saham justru dialami oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang naik 2,80% ke Rp1.470, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 2,29% ke Rp1.785, dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) menanjak 1,65% ke level Rp615.

Kondisi serupa turut pula dialami oleh PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang naik 1,38% ke Rp1.465, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menguat 0,96% ke Rp3.160, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) bertambah 0,93% ke level Rp24.450.

Sebelumnya, posisi IHSG ditutup melemah sebesar 0,89% atau terpangkas 55,19 poin menuju level 6.130,58 pada perdagangan hari Selasa (28/7/2026).

Tim Riset MNC Sekuritas menjelaskan pelemahan IHSG masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya mengecil.

”Dalam jangka pendek, pergerakan IHSG cenderung sideways dan masih berada pada rentang MA20 dan MA60, saat ini IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv], cermati area 6,074-6,107 sebagai area koreksinya. Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6,262-6,299,” tulis MNC Sekuritas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index