Bank Mandiri

Program KUR Bank Mandiri 2026 Dorong UMKM Lebih Kompetitif dan Produktif

Program KUR Bank Mandiri 2026 Dorong UMKM Lebih Kompetitif dan Produktif
Program KUR Bank Mandiri 2026 Dorong UMKM Lebih Kompetitif dan Produktif

JAKARTA - Memasuki Februari 2026, KUR Mandiri tetap menjadi solusi pembiayaan favorit bagi UMKM perintis. 

Plafon pinjaman besar, bunga ringan, dan tenor fleksibel membuat program ini relevan bagi usaha yang baru mulai berkembang. Banyak pelaku usaha melihat KUR Mandiri sebagai jalan untuk menambah modal signifikan dan memperluas kapasitas usaha.

Bagi UMKM perintis yang tertarik, pinjaman hingga Rp200 juta tetap bisa diajukan. Skema ini masuk kategori KUR Kecil, ditujukan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan modal lebih besar. Bank Mandiri menilai tidak hanya usia usaha, tetapi juga prospek dan kelayakan bisnis ke depan.

Dengan peluang ini, UMKM perintis bisa memanfaatkan KUR Mandiri untuk pembelian alat produksi, stok bahan, atau ekspansi usaha. Penggunaan dana yang jelas menjadi faktor penting agar pengajuan disetujui. Semakin transparan peruntukan dana, semakin besar peluang mendapatkan plafon maksimal.

Syarat dan Kriteria Pengajuan KUR Mandiri

Agar bisa mengajukan pinjaman hingga Rp200 juta, calon debitur harus memenuhi beberapa syarat. Pemohon wajib Warga Negara Indonesia dan memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan. Selain itu, pemohon tidak sedang menerima kredit produktif lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kredit kendaraan.

Dari sisi administrasi, dokumen penting yang perlu disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, NPWP (untuk plafon di atas Rp50 juta), serta surat keterangan usaha atau NIB. 

Bank Mandiri juga akan melakukan survei lokasi usaha sebagai bagian dari penilaian kelayakan. Hal ini memastikan usaha benar-benar aktif dan memiliki potensi berkembang.

UMKM perintis tetap memiliki peluang untuk mengajukan pinjaman besar jika omzet stabil dan pencatatan keuangan rapi. Konsistensi penjualan menjadi pertimbangan utama dalam penilaian pengajuan. Dengan demikian, KUR Mandiri membuka kesempatan bagi usaha yang siap berkembang lebih cepat.

Estimasi Bunga, Tenor, dan Cicilan Pinjaman

Bunga KUR Mandiri masih berada di kisaran 6 persen efektif per tahun, relatif ringan dibandingkan kredit komersial. Tenor pinjaman cukup fleksibel, hingga 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Skema ini membuat cicilan bulanan lebih ringan dan tidak membebani arus kas UMKM perintis.

Sebagai contoh, pinjaman Rp200 juta dengan tenor 60 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp3,9 juta per bulan. Tenor yang panjang membuat pembayaran lebih terjangkau dibandingkan potensi keuntungan usaha. Dengan pengelolaan omzet dan margin yang baik, pinjaman menjadi sarana penguatan modal, bukan beban.

Simulasi cicilan lain misalnya tenor 12 bulan sekitar Rp17,2 juta per bulan. Tenor 24 bulan mencapai Rp8,9 juta per bulan, masih cukup tinggi untuk UMKM kecil. Tenor 36 dan 48 bulan menurun menjadi Rp6,1 juta dan Rp4,8 juta, lebih realistis untuk usaha berkembang.

Keunggulan KUR Mandiri bagi UMKM Perintis

Program KUR Mandiri menawarkan bunga rendah yang membuat cicilan tidak terlalu berat di awal usaha. Proses pengajuan semakin mudah, baik melalui kantor cabang maupun kanal digital. Jaringan luas Bank Mandiri memudahkan akses layanan di berbagai daerah.

Selain itu, pendampingan dan evaluasi usaha dari pihak bank membantu UMKM lebih disiplin mengelola keuangan. Program ini juga memungkinkan UMKM memanfaatkan modal secara efektif untuk pengembangan usaha. Dengan dukungan ini, UMKM perintis bisa naik kelas dan memperluas skala bisnis secara lebih aman.

KUR Mandiri 2026 menjadi sarana strategis bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kapasitas dan stabilitas usaha. Kemudahan akses, bunga ringan, dan proses cepat menjadi kombinasi menarik bagi UMKM. Hal ini menjadikan KUR Mandiri pilihan realistis untuk memajukan bisnis perintis.

Tips Agar Pengajuan Disetujui

Agar pengajuan KUR Mandiri disetujui, usaha harus benar-benar aktif dan terlihat berjalan. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang rapi meski sederhana menjadi kunci. Pengajuan plafon harus sejalan dengan kapasitas usaha untuk meningkatkan kepercayaan bank.

Jujur saat wawancara dan survei lokasi sangat menentukan kelancaran proses. Bank Mandiri menilai aspek ini sebagai bukti keseriusan pelaku usaha dalam mengelola bisnis. Dengan persiapan matang, peluang disetujui pinjaman hingga Rp200 juta menjadi lebih besar.

Update KUR Mandiri 2026 menunjukkan program ini tetap terbuka untuk UMKM perintis yang ingin berkembang lebih cepat. 

Bunga ringan, tenor panjang, dan proses mudah menjadikan KUR Mandiri solusi pembiayaan yang realistis. Jika dikelola dengan baik, pinjaman dapat menjadi alat memperkuat bisnis dan mendukung pertumbuhan usaha ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index