Kebersamaan Yang Dibangun Di Bulan Ramadhan Oleh PLN UIP Nusra Jadikan Fondasi Bangsa Semakin Kokoh

Kebersamaan Yang Dibangun Di Bulan Ramadhan Oleh PLN UIP Nusra Jadikan Fondasi Bangsa Semakin Kokoh

JAKARTA - Yayasan Baitul Maal PLN kembali menghadirkan program berbagi kepada masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan puluhan ribu paket bingkisan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial insan PLN kepada masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat yang dihimpun dari para pegawai muslim PLN.

Pada tahap awal pelaksanaan program, lebih dari dua puluh tiga ribu paket bingkisan telah disalurkan secara serentak di berbagai lokasi di Indonesia. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di tiga belas titik kegiatan yang tersebar di sejumlah daerah pada akhir Februari 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial bertema Cahaya Berkah Ramadan yang digagas oleh Yayasan Baitul Maal PLN.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani bulan Ramadan dengan lebih tenang sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antara perusahaan, pegawai, dan masyarakat.

Semangat Kepedulian Sosial Insan PLN

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa program berbagi yang dijalankan oleh Yayasan Baitul Maal PLN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kepedulian sosial serta memperluas aksi berbagi kepada sesama.

Ia menuturkan bahwa bantuan berupa paket bingkisan diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima, sekaligus membantu mereka menjalani ibadah Ramadan dengan lebih nyaman.

Darmawan juga menyampaikan bahwa keterlibatan insan PLN dalam kegiatan sosial menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga berupaya berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat.

Penyaluran Bantuan Di Berbagai Wilayah

Program berbagi ini dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia dengan melibatkan berbagai komunitas dan lembaga sosial. Penyaluran paket bingkisan dilakukan melalui beberapa lokasi yang menjadi pusat kegiatan sosial selama Ramadan.

Di wilayah Jabodetabek, lebih dari dua ribu lima ratus paket bingkisan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penerima bantuan tersebar di beberapa lokasi seperti Kampung Deret Petogongan di Jakarta Selatan, Masjid Institut PLN di Jakarta Barat, serta Yayasan Abdul Wahid Hasyim Masjid Al Munawaroh di Jakarta Selatan.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada masyarakat di Masjid Al Akhbar Jakarta Timur, Taman Baca Amalia di Tangerang Selatan, serta sejumlah masjid di wilayah Bogor dan Depok seperti Masjid Jami As Sofia, Masjid Al Muhajirin, Masjid Al Anwar, dan Masjid Al Hidayah.

Pengelolaan Zakat Untuk Pemberdayaan

Seluruh paket bingkisan yang disalurkan berasal dari dana zakat yang dihimpun dari para pegawai muslim PLN. Dana tersebut kemudian dikelola oleh Yayasan Baitul Maal PLN secara amanah dan profesional agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Ketua Umum YBM PLN Sulistyo Biantoro menjelaskan bahwa zakat yang dihimpun tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan sosial semata. Pihaknya juga mengarahkan pengelolaan dana tersebut untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Melalui program tersebut, penerima manfaat diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan sementara, tetapi juga memperoleh dukungan yang dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

Kolaborasi Dengan Dunia Pendidikan

Pelaksanaan kegiatan berbagi Ramadan ini juga melibatkan institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial program. Lingkungan akademik dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda.

Rektor Institut Teknologi PLN Iwa Garniwa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan oleh PLN Group melalui Yayasan Baitul Maal PLN dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai empati di lingkungan kampus.

Ia menilai bahwa kegiatan berbagi selama Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial.

Menurut Iwa, Ramadan selalu mengajarkan bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki seseorang, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index