Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 2,72 Juta per Gram Pekan Depan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:24:02 WIB
Prediksi Lengkap Gerak Harga Emas Pekan Depan, Naik sampai Rp 2,72 Juta [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga logam mulia berupa emas ditaksir masih akan bergerak fluktuatif pada transaksi perdagangan minggu depan. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, perkiraan kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), hingga tingginya permintaan terhadap aset safe haven.

Analis mata uang sekaligus komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga logam mulia berpotensi menyentuh angka Rp 2,72 juta per gram sebagai batas atas (resistance).

Dalam aktivitas perdagangan sepekan ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan berada pada rentang Rp 2.410.000 per gram sebagai batas bawah (support) dan Rp 2.720.000 per gram sebagai level resistance.

“Untuk logam mulia (emas) sendiri, kemungkinan besar dalam minggu depan logam mulia itu akan ditransaksikan di support Rp 2.410.000 per gram, kemudian resistensinya di Rp 2.720.000 per gram,” kata Ibrahim kepada awak media, Minggu (2/8/2026).

Dalam proyeksi jangka pendek, patokan harga emas diproyeksikan bergerak di kisaran Rp 2.580.000 per gram hingga Rp 2.623.000 per gram.

“Nah secara jangka pendek, kemungkinan support-nya di 2.580.000 rupiah per gram, kemudian resistensinya di Rp 2.623.000 per gram,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, pergerakan harga emas Antam sepanjang satu pekan terakhir terpantau dinamis dengan tren cenderung menurun. Harga emas sempat menguat di awal pekan, namun kemudian merosot selama dua hari beruntun.

Walaupun sempat bangkit menjelang akhir pekan, grafik harga emas kembali terkoreksi pada Sabtu dan tidak bergerak hingga Minggu.

Mengutip situs resmi Logam Mulia, pada Senin (27/7/2026), harga emas Antam pecahan 1 gram naik Rp 10.000 per gram, dari Rp 2.612.000 ke posisi Rp 2.622.000. Di sisi lain, harga buyback emas Antam turut terangkat Rp 18.000 per gram, dari Rp 2.352.000 menjadi Rp 2.370.000.

Saat memasuki Selasa (28/7/2026), harga emas Antam kembali melemah. Banderol emas merosot Rp 9.000 per gram, dari Rp 2.622.000 menjadi Rp 2.613.000. Sejalan dengan itu, harga buyback emas Antam ikut tergerus Rp 9.000 per gram, dari Rp 2.370.000 ke level Rp 2.361.000.

Pada Rabu (29/7/2026), grafik penurunan masih berlanjut. Harga emas Antam terkikis Rp 12.000 per gram, dari Rp 2.613.000 menjadi Rp 2.601.000. Nilai buyback emas Antam pun susut Rp 15.000 per gram, dari Rp 2.361.000 ke posisi Rp 2.346.000.

Beralih ke Kamis (30/7/2026), pergerakan harga emas Antam berbalik menguat. Banderol emas melonjak Rp 15.000 per gram, dari Rp 2.601.000 menjadi Rp 2.616.000. Sementara itu, nilai buyback emas Antam melonjak tajam Rp 35.000 per gram, dari Rp 2.346.000 ke kisaran Rp 2.381.000.

Pada Jumat (31/7/2026), tren kenaikan masih berlanjut. Banderol emas Antam naik Rp 7.000 per gram, dari Rp 2.616.000 menjadi Rp 2.623.000. Harga buyback emas Antam juga terangkat Rp 17.000 per gram, dari Rp 2.381.000 ke Rp 2.398.000.

Memasuki Sabtu (1/8/2026), harga emas Antam kembali mencatatkan penurunan. Banderol emas susut Rp 20.000 per gram, dari Rp 2.623.000 menjadi Rp 2.603.000. Sementara itu, harga buyback emas Antam tergerus Rp 30.000 per gram, dari Rp 2.398.000 menjadi Rp 2.368.000.

Hingga Minggu (2/8/2026), angka harga emas Antam masih mengendap di posisi Rp 2.603.000 per gram.

Secara kumulatif, harga emas Antam sepanjang pekan ini merosot Rp 9.000 per gram, dari Rp 2.612.000 pada Minggu (26/7/2026) menjadi Rp 2.603.000 pada Minggu (2/8/2026). Adapun harga buyback emas Antam justru terkerek Rp 16.000 per gram, dari Rp 2.352.000 menjadi Rp 2.368.000 pada kurun waktu yang sama.

Terkini